Mitradharma.com – Reaktivasi rute penerbangan komersial di Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi perhatian Komisi I DPR RI. Para legislator turun langsung untuk mengecek kesiapan pangkalan udara tersebut sekaligus melihat berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi sebelum rencana penerbangan komersial kembali dijalankan.
Kunjungan kerja spesifik Komisi I DPR RI ke Lanud Husein Sastranegara dilakukan pada Jumat (28/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat secara langsung kondisi dan kesiapan fasilitas di pangkalan udara yang juga memiliki fungsi strategis dalam pertahanan udara.
Komisi I DPR RI tidak hanya melihat aspek operasional penerbangan. Kesiapan infrastruktur dan personel juga menjadi bagian dari perhatian dalam proses reaktivasi rute penerbangan komersial tersebut.
Salah satu kebutuhan yang ditemukan di lapangan adalah perbaikan taxiway. Fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pergerakan pesawat di kawasan bandar udara.
Selain infrastruktur, kesiapan personel juga menjadi perhatian Komisi I DPR RI. Berbagai temuan selama kunjungan lapangan akan dikawal dan disampaikan dalam pembahasan di tingkat DPR RI.
Langkah tersebut dilakukan agar rencana reaktivasi penerbangan komersial tidak berhenti pada wacana, tetapi dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan kesiapan di lapangan.
Tetap Perhatikan Fungsi Pertahanan
Reaktivasi penerbangan komersial di Lanud Husein Sastranegara tidak terlepas dari fungsi strategis pangkalan udara tersebut.
Komisi I DPR RI memastikan aktivitas penerbangan komersial nantinya tetap memperhatikan marwah pertahanan udara serta keberadaan instalasi strategis militer.
Artinya, pengembangan fungsi penerbangan komersial harus berjalan dengan tetap menjaga kepentingan pertahanan.
Aspek tersebut menjadi perhatian karena Lanud Husein Sastranegara bukan hanya berkaitan dengan aktivitas penerbangan. Pangkalan udara tersebut juga memiliki posisi strategis dalam sistem pertahanan udara.
Karena itu, kesiapan fasilitas dan personel menjadi bagian penting yang harus dipastikan sebelum reaktivasi rute komersial dilaksanakan.
Komisi I DPR RI menyatakan temuan mengenai kebutuhan perbaikan taxiway dan kesiapan personel akan dikawal di tingkat pusat.
Ekonomi Bandung Ikut Dibidik
Selain aspek pertahanan, Komisi I DPR RI melihat reaktivasi penerbangan komersial memiliki potensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Kehadiran kembali penerbangan komersial di Lanud Husein Sastranegara diharapkan dapat meningkatkan kunjungan ke Kota Bandung. Pergerakan pengunjung tersebut dinilai dapat memberikan efek lanjutan terhadap berbagai sektor ekonomi lokal.
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menegaskan bahwa dampak ekonomi bagi masyarakat menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
“Karena bandara internasional ini kan akan menarik pengunjung, hotel di Bandung penuh, mi kocok laku lagi, batagor laku ini kan dampaknya langsung buat rakyat,” tegas Utut Adianto usai Kunjungan Kerja Spesifik di Lanud Husein Sastranegara, Jumat (28/08/2026).
Pernyataan tersebut menggambarkan harapan agar aktivitas penerbangan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi konektivitas, tetapi juga menggerakkan usaha masyarakat.
Ketika jumlah pengunjung meningkat, sektor hotel dan usaha kuliner lokal diharapkan ikut memperoleh manfaat. Produk kuliner khas Bandung seperti mi kocok dan batagor disebut sebagai contoh usaha yang dapat merasakan dampak dari meningkatnya aktivitas wisata dan kunjungan.
Efek ekonomi tersebut menjadi salah satu alasan Komisi I DPR RI memberikan perhatian terhadap rencana reaktivasi rute penerbangan komersial di Lanud Husein Sastranegara.
Temuan Lapangan Akan Dikawal
Kunjungan Komisi I DPR RI juga menunjukkan bahwa kesiapan reaktivasi perlu dilihat secara langsung. Pemeriksaan lapangan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan yang masih harus dipenuhi.
Perbaikan taxiway dan kesiapan personel menjadi bagian dari catatan yang akan dibawa ke tingkat pusat.
Dengan demikian, pembahasan mengenai reaktivasi rute penerbangan komersial dapat mempertimbangkan kondisi nyata di lapangan.
Komisi I DPR RI menempatkan dua kepentingan secara bersamaan, yaitu menjaga fungsi strategis Lanud Husein Sastranegara sekaligus mendorong manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Jika kesiapan pertahanan dan operasional dapat berjalan seiring, reaktivasi penerbangan komersial diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Bagi Kota Bandung dan Jawa Barat, aktivitas penerbangan memiliki kaitan dengan pergerakan orang dan kegiatan ekonomi. Meningkatnya kunjungan dapat membuka peluang bagi sektor hotel, kuliner, dan usaha masyarakat lainnya.
Karena itu, rencana reaktivasi Lanud Husein Sastranegara tidak hanya dipandang sebagai persoalan transportasi udara. Program tersebut juga dikaitkan dengan upaya memperkuat konektivitas sekaligus memberikan dampak ekonomi yang dirasakan langsung masyarakat.
Komisi I DPR RI memastikan berbagai temuan selama kunjungan akan dikawal di Senayan. Fokusnya adalah memastikan kebutuhan yang ditemukan di lapangan mendapat perhatian dalam proses tindak lanjut reaktivasi.
Dengan pendekatan tersebut, Lanud Husein Sastranegara diharapkan dapat tetap menjalankan fungsi strategisnya sebagai pangkalan udara, sekaligus mendukung aktivitas penerbangan komersial dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Bandung serta Jawa Barat.




