Mitradharma.com – MERENDAM WAJAH menggunakan air dingin atau batu es pada pagi hari menjadi salah satu kebiasaan perawatan kulit yang cukup populer. Banyak orang melakukannya dengan harapan wajah terlihat lebih segar, tidak sembap, dan tampak lebih cerah setelah bangun tidur.
Kebiasaan ini dikenal sebagai facial icing. Prinsipnya sederhana, yaitu memberikan paparan dingin pada kulit wajah dalam waktu singkat.
Suhu dingin dapat menyebabkan pembuluh darah di kulit mengalami penyempitan sementara. Efek tersebut dapat membuat pembengkakan ringan atau sembap pada wajah tampak berkurang untuk sementara.
Namun, penggunaan batu es pada wajah harus dilakukan dengan hati-hati. Es yang ditempelkan langsung ke kulit dalam waktu terlalu lama justru dapat menyebabkan kemerahan, iritasi, mati rasa, bahkan cedera akibat dingin.
Mengapa Wajah Terlihat Lebih Segar Setelah Terkena Dingin?
Setelah tidur semalaman, sebagian orang mengalami wajah yang terlihat lebih sembap. Kondisi tersebut dapat lebih terlihat di sekitar mata.
Paparan dingin dapat membantu mengurangi tampilan sembap untuk sementara. Efek ini berkaitan dengan penyempitan pembuluh darah dan perubahan sementara pada aliran darah di permukaan kulit.
Cleveland Clinic menjelaskan bahwa facial icing dapat membantu mengurangi pembengkakan dan tampilan kantung mata yang disebabkan oleh penumpukan cairan. Namun, efeknya bersifat sementara dan tidak dapat menghilangkan kantung mata yang berkaitan dengan faktor genetik. Karena itu, penggunaan es sebaiknya tidak dianggap sebagai cara permanen untuk mengatasi masalah kulit.
Membuat Wajah Tampak Lebih Cerah
Manfaat lain yang sering dirasakan setelah memberikan paparan dingin pada wajah adalah kulit terlihat lebih segar.
Penyempitan pembuluh darah akibat suhu dingin dapat membuat tampilan kulit berubah untuk sementara. Setelah paparan dingin dihentikan, aliran darah kembali mengalami perubahan sehingga wajah dapat terlihat lebih segar.
Namun, efek tersebut tidak sama dengan memperbaiki kesehatan kulit secara menyeluruh.
Kulit yang sehat tetap membutuhkan perawatan dasar seperti membersihkan wajah dengan lembut, menggunakan pelembap sesuai kebutuhan, serta melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
American Academy of Dermatology merekomendasikan pembersihan wajah menggunakan pembersih yang lembut, membilas dengan air suam-suam kuku, mengeringkan dengan menepuk secara perlahan, dan menggunakan pelembap apabila kulit kering atau terasa gatal.
Jangan Tempelkan Batu Es Langsung ke Wajah
Kesalahan yang perlu dihindari adalah menempelkan batu es secara langsung ke kulit wajah dalam waktu lama.
Suhu yang sangat dingin dapat menyebabkan kerusakan kulit. Cleveland Clinic memperingatkan bahwa es atau kompres dingin yang ditempelkan langsung ke kulit dapat menyebabkan cold burn atau cedera akibat suhu dingin.
Karena itu, jika ingin mencoba facial icing, es sebaiknya dibungkus menggunakan kain tipis terlebih dahulu.
Es juga tidak perlu didiamkan pada satu titik. Gerakkan secara perlahan sehingga paparan dingin tidak terkonsentrasi terlalu lama pada bagian kulit tertentu.
Jika kulit mulai terasa sangat sakit, terbakar, kebas, atau berubah warna, penggunaan es harus segera dihentikan.
Air Dingin Bisa Menjadi Pilihan yang Lebih Sederhana
Tidak semua orang perlu menggunakan batu es untuk mendapatkan sensasi segar pada pagi hari. Membasuh wajah menggunakan air dingin juga dapat memberikan sensasi menyegarkan. Cleveland Clinic menyebut air dingin tidak menjadi masalah jika seseorang merasa nyaman menggunakannya, meskipun air suam-suam kuku umumnya menjadi pilihan yang baik untuk mencuci wajah.
Hal yang lebih penting adalah tidak menggunakan air yang terlalu panas.
Air panas dapat menghilangkan kelembapan kulit dan membuat kulit lebih kering atau mudah mengalami iritasi.
Karena itu, rutinitas mencuci wajah sebaiknya dilakukan secara lembut dan tidak berlebihan.
Tidak Menyembuhkan Jerawat atau Mengecilkan Pori Permanen
Penggunaan es pada wajah sering dikaitkan dengan berbagai klaim kecantikan, termasuk mengecilkan pori-pori, menghilangkan jerawat, dan membuat wajah awet muda.
Klaim tersebut perlu disikapi dengan hati-hati.
Paparan dingin memang dapat membuat tampilan pori-pori atau kulit terlihat lebih kencang untuk sementara, tetapi hal itu bukan berarti ukuran pori-pori berubah secara permanen.
Begitu pula dengan jerawat. Rasa dingin dapat memberikan sensasi nyaman dan membantu mengurangi tampilan pembengkakan tertentu, tetapi bukan berarti batu es dapat mengatasi penyebab utama jerawat. Karena itu, facial icing sebaiknya dianggap sebagai pelengkap rutinitas perawatan kulit, bukan sebagai pengganti perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit.
Siapa yang Harus Berhati-hati?
Orang dengan kulit sensitif perlu lebih berhati-hati ketika mencoba paparan dingin pada wajah. Paparan dingin juga dapat memicu masalah pada orang tertentu. Salah satunya adalah cold urticaria, yaitu kondisi ketika kulit mengalami biduran atau bentol setelah terkena suhu dingin. American Academy of Dermatology menyebut kondisi ini dapat menyebabkan bentol yang terasa gatal dan pada sebagian orang dapat disertai reaksi yang lebih serius.
Jika wajah justru mengalami bentol, gatal, rasa terbakar, bengkak, atau keluhan lain setelah terkena dingin, kebiasaan tersebut sebaiknya dihentikan.
Untuk keluhan kulit yang berulang atau semakin berat, pemeriksaan oleh dokter kulit lebih tepat daripada terus mencoba perawatan rumahan.
Cara Lebih Aman Menggunakan Es untuk Wajah
Jika ingin mencoba facial icing pada pagi hari, lakukan secara sederhana dan tidak berlebihan.
Pertama, pastikan wajah dalam kondisi bersih.
Kedua, jangan menempelkan batu es secara langsung pada kulit. Bungkus es dengan kain tipis agar suhu dingin tidak mengenai kulit secara langsung.
Ketiga, gerakkan secara perlahan dan jangan menahan es pada satu bagian wajah terlalu lama.
Keempat, segera hentikan jika kulit terasa nyeri, sangat kebas, atau mengalami perubahan warna.
Setelah itu, lanjutkan rutinitas perawatan kulit yang sesuai, termasuk pelembap jika kulit terasa kering.
Es Boleh Dicoba, tetapi Jangan Berlebihan
Manfaat merendam wajah menggunakan batu es di pagi hari lebih tepat dipahami sebagai efek menyegarkan dan membantu mengurangi tampilan sembap secara sementara.
Cara ini bukan solusi ajaib untuk membuat kulit selalu mulus, menghilangkan jerawat, atau mengubah kondisi kulit secara permanen.
Perawatan wajah yang baik tetap membutuhkan kebiasaan dasar yang konsisten.
Membersihkan wajah dengan lembut, menjaga kelembapan kulit, menghindari paparan berlebihan terhadap bahan yang mengiritasi, dan menggunakan perlindungan dari sinar matahari merupakan bagian penting dari perawatan kulit.
Jadi, jika ingin mencoba es pada pagi hari, lakukan dengan cara yang aman dan secukupnya.
Kulit tidak membutuhkan perawatan yang ekstrem untuk terlihat sehat. Rutinitas sederhana yang dilakukan secara konsisten justru lebih penting daripada mengejar tren kecantikan yang memberikan hasil sementara.
(Mitra Yuyanti)




