Pelatihan Nasional PAUD di Payakumbuh Dorong Pembelajaran Mendalam

Mitradharma.com – Pemerintah Kota Payakumbuh mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui penerapan deep learning atau pembelajaran mendalam dan growth mindset atau pola pikir tumbuh.

Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan guru dalam memberikan pembelajaran yang bermakna sekaligus membangun karakter anak sejak usia dini.

Komitmen itu ditunjukkan melalui dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh terhadap Pelatihan Nasional yang digelar Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) bersama Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Kegiatan berlangsung di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, Sabtu (19/9/2026).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Erizon, membuka pelatihan tersebut.

Dalam sambutannya, Erizon menyampaikan bahwa pendidik PAUD memiliki peran penting dalam membentuk mentalitas anak pada masa golden age atau usia emas.

Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan salah satu fondasi penting dalam perkembangan anak. Karena itu, pembelajaran di tingkat PAUD perlu terus dikembangkan agar tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi.

“Pendidikan Anak Usia Dini adalah fondasi paling menentukan. Sesuai visi Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman, melalui pelatihan ini kita ingin mendorong transformasi pembelajaran di ruang-ruang kelas PAUD,” ujar Erizon.

Pemko Payakumbuh Dukung Peningkatan Kompetensi Guru

Pemerintah Kota Payakumbuh juga memberikan dukungan terhadap peningkatan kapasitas tenaga pendidik PAUD.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah penyerahan bantuan beasiswa pendidikan strata satu (S1) kepada 14 guru PAUD.

Masing-masing guru menerima bantuan sebesar Rp1 juta. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi HIMPAUDI dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Payakumbuh.

Dukungan pendidikan bagi guru tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi tenaga pendidik PAUD di Kota Payakumbuh.

BACA JUGA  Payakumbuh Perkuat Gerakan Kebersihan dari Ajang Pemerintah Daerah Berprestasi

Bunda PAUD Kota Payakumbuh, Eni Muis Zulmaeta, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya peran guru dalam mendampingi anak di luar lingkungan keluarga.

Menurut Eni, guru PAUD menjadi salah satu pihak yang berperan dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Karena itu, peningkatan kompetensi guru perlu mendapat perhatian bersama.

“Guru PAUD adalah fondasi pertama pembentukan karakter. Karena itu, penguatan kompetensi mereka harus menjadi prioritas bersama, bukan sekadar tanggung jawab satu pihak,” tegas Eni.

Ia juga mendorong adanya sinergi lintas sektor agar layanan PAUD di Payakumbuh dapat semakin inklusif dan menyenangkan bagi anak.

Pakar PAUD Bahas Pembelajaran Bermakna

Pelatihan nasional tersebut menghadirkan Guru Besar Bidang PAUD Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof. Dr. Gunarti Dwi Lestari, M.Si., sebagai narasumber utama.

Kehadiran akademisi tersebut diharapkan membantu para pendidik memahami pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna.

Ketua HIMPAUDI Kota Payakumbuh, Elfriza Zaharman, mengatakan pelatihan tersebut diarahkan untuk mendorong perubahan paradigma pembelajaran.

Pembelajaran diharapkan tidak hanya menitikberatkan pada hafalan, tetapi juga membantu anak memahami materi melalui pengalaman dan konteks yang sesuai.

“Melalui penguatan growth mindset, para guru diharapkan mampu melakukan impact sharing atau berbagi dampak positif di wilayah masing-masing. Ilmu ini tidak boleh berhenti di ruang pelatihan, melainkan harus diterapkan secara konsisten di kelas,” kata Elfriza.

Pelatihan tersebut memadukan materi teori dengan praktik terbimbing. Dengan metode itu, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk memahami penerapannya dalam kegiatan pembelajaran.

Diikuti 240 Peserta dari Empat Daerah

Pelatihan nasional ini diikuti 240 peserta. Peserta tidak hanya berasal dari Kota Payakumbuh, tetapi juga dari sejumlah daerah di Sumatera Barat.

BACA JUGA  HAORNAS 2026, Payakumbuh Buka TC Atlet untuk PORPROV

Peserta berasal dari Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Tanah Datar.

Kehadiran peserta dari beberapa daerah menunjukkan adanya keterlibatan lintas wilayah dalam kegiatan peningkatan kapasitas pendidik PAUD.

Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh bersama HIMPAUDI dan pihak terkait mendorong agar peningkatan kompetensi guru dapat memberikan dampak langsung terhadap proses pembelajaran di kelas.

Dukungan pemerintah daerah, organisasi profesi, serta BAZNAS menjadi bagian dari kolaborasi dalam penguatan pendidikan anak usia dini.

Pelatihan ini juga menjadi salah satu upaya untuk mendorong layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan di Payakumbuh.

Dengan penguatan kompetensi pendidik dan penerapan pembelajaran mendalam serta growth mindset, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat fondasi pendidikan anak sejak usia dini menuju terwujudnya generasi yang tangguh, cerdas, dan kreatif.

(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER