HIV di Dharmasraya, Oktober 2026 : 55 Pasien Tercatat, 7 Kasus Baru

Mitradharma.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya mencatat sebanyak 55 pasien positif HIV dalam laporan pengobatan per 1 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, 48 merupakan pasien lama dan tujuh lainnya tercatat sebagai pasien baru.

Data ini menunjukkan bahwa kasus HIV harus menjadi perhatian dalam pelayanan kesehatan di Dharmasraya. Pencatatan tersebut mencakup pasien dari sejumlah kecamatan di Dharmasraya serta beberapa pasien yang berasal dari luar wilayah.

Kecamatan Pulau Punjung mencatat jumlah pasien terbanyak, yakni 13 orang. Rinciannya, 11 pasien lama dan dua pasien baru.

Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Koto Baru dengan 11 pasien, seluruhnya pasien lama. Kecamatan Sitiung mencatat tujuh pasien lama tanpa tambahan pasien baru dalam laporan tersebut.

Sebaran Pasien HIV di Dharmasraya

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan per 1 Oktober 2026, berikut rincian pasien pengobatan HIV menurut wilayah:

  • Pulau Punjung: 13 pasien, terdiri dari 11 pasien lama dan 2 pasien baru.
  • Koto Baru: 11 pasien lama.
  • Sitiung: 7 pasien lama.
  • Koto Besar: 2 pasien lama.
  • Koto Salak: 5 pasien lama.
  • Tiumang: 2 pasien, terdiri dari 1 pasien lama dan 1 pasien baru.
  • Timpeh: 3 pasien lama.
  • Sembilan Koto: 2 pasien lama.
  • Sungai Rumbai: 1 pasien baru.
  • Padang Laweh: 1 pasien lama.

Selain itu, laporan tersebut mencatat pasien dari luar wilayah, yakni Sijunjung sebanyak dua orang, Sungkai dua orang, Muaro Bungo satu orang, dan Kampar satu orang.

Dari kelompok luar wilayah tersebut, lima merupakan pasien lama dan satu merupakan pasien baru.

Tujuh Pasien Baru Tercatat

Secara keseluruhan, Dinas Kesehatan Dharmasraya mencatat tujuh pasien baru dalam laporan pengobatan HIV per 1 Oktober 2026.

Pasien baru tersebut tercatat di Pulau Punjung sebanyak dua orang, Tiumang satu orang, Sungai Rumbai satu orang, dan Kampar yang masuk kategori luar wilayah sebanyak satu orang.

BACA JUGA  Pencurian Yamaha Nmax Terungkap, Dua Pelaku Ditangkap URC Polres Dharmasraya

Pentingnya Pengobatan dan Pencegahan HIV

HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Dengan diagnosis yang tepat dan pengobatan antiretroviral (ARV) secara teratur, orang dengan HIV dapat menjaga kesehatannya dan menjalani kehidupan produktif.

HIV tidak menular melalui kontak sosial sehari-hari, seperti bersalaman, berpelukan, atau berbagi tempat duduk. Karena itu, masyarakat perlu menghindari stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV.

Pemeriksaan HIV, edukasi kesehatan, akses pengobatan, serta pendampingan pasien merupakan bagian penting dalam upaya pengendalian HIV. Kerahasiaan identitas pasien juga harus dijaga untuk melindungi hak dan privasi mereka.

(Red)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER