Pentingnya Pemimpin Punya Empati, Leli Arni Datang Saat Rakyat Terluka

Mitradharma.com – Pemimpin tidak selalu harus hadir dengan pidato panjang. Ada kalanya, kehadiran justru menjadi bahasa yang paling kuat ketika seseorang sedang berada dalam kesulitan.

Hal itu tergambar dari sikap Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, ketika mendengar kabar tentang cedera yang menimpa atlet muda Dharmasraya, Latifa Bayana Insan Kamilarosa.

Leli Arni langsung bergegas mendatangi Rumah Sakit Tentara Solok. Ia ingin melihat secara langsung kondisi kesehatan Latifa sekaligus memberikan dukungan moral kepada atlet muda tersebut.

Di tengah perjuangan seorang atlet membawa nama daerah, perhatian seorang pemimpin tentu memiliki arti tersendiri.

Latifa merupakan salah satu atlet Dharmasraya yang tampil di partai puncak nomor Fighter Under 53 Kg Putri pada ajang Pekan Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.

Cedera yang dialaminya membuat perhatian beralih dari arena pertandingan ke rumah sakit.

Di titik seperti itu, kemenangan dan kekalahan seakan menjadi urusan kedua. Yang lebih penting adalah memastikan seorang anak muda yang telah berjuang tetap merasa tidak sendirian.

Empati Bukan Sekadar Datang

Kehadiran Leli Arni di rumah sakit memperlihatkan satu hal sederhana yang sering kali justru mahal dalam kehidupan pemerintahan: empati.

Empati bukan hanya mengetahui bahwa seseorang sedang mengalami kesulitan.

Empati adalah kemauan untuk mendekat, melihat keadaan dengan mata sendiri, mendengar, lalu memberikan dukungan ketika orang lain sedang membutuhkan.

Bagi seorang atlet muda, perhatian pemimpin daerah bukan sekadar seremoni. Ada pesan bahwa perjuangan mereka diperhatikan.

Bahwa ketika mereka bertanding membawa nama Dharmasraya, daerah juga semestinya hadir ketika mereka berada dalam kondisi sulit.

Bukan Kali Pertama Menunjukkan Kepedulian

Sikap tersebut juga bukan satu-satunya gambaran empati Leli Arni.

BACA JUGA  Program Unggulan Pemimpin, Janji Besar Harus Jadi Bukti

Sebelumnya, ketika lebih dari 200 siswa, petugas SPPG dan ibu hamil mengalami keracunan MBG di Kecamatan Sungai Rumbai, Leli Arni juga datang menunjukkan rasa empatinya.

Kehadiran itu memperlihatkan bahwa seorang pemimpin tidak hanya dibutuhkan ketika keadaan berjalan baik.

Pemimpin justru diuji ketika masyarakat menghadapi persoalan.

Di saat seperti itulah masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar pernyataan. Mereka membutuhkan seseorang yang mau datang dan melihat langsung keadaan mereka.

“Urang Manangih, Awak Sabak”

Dalam budaya Minangkabau ada ungkapan “Urang Manangih Awak Sabak.”

Ungkapan itu menggambarkan rasa ikut merasakan kesedihan dan penderitaan orang lain. Kesedihan orang lain tidak dianggap sebagai sesuatu yang jauh, tetapi ikut dirasakan sebagai bagian dari kepedulian bersama.

Nilai seperti inilah yang semestinya hidup dalam kepemimpinan.

Sebab kekuasaan tanpa empati dapat menciptakan jarak. Pemimpin berada di satu tempat, sementara rakyat menghadapi persoalannya sendiri.

Sebaliknya, empati membuat jarak itu menjadi lebih pendek.

Ketika seorang atlet terbaring karena cedera, pemimpin datang.

Ketika masyarakat menghadapi persoalan kesehatan, pemimpin turun melihat keadaan.

Mungkin kehadiran itu tidak langsung menyembuhkan luka. Tidak pula otomatis menyelesaikan seluruh persoalan.

Namun, bagi orang yang sedang berada dalam kesulitan, mengetahui bahwa pemimpinnya datang bisa menjadi kekuatan tersendiri.

Pemimpin Seharusnya Hadir Saat Sulit

Kepemimpinan pada akhirnya bukan hanya tentang jabatan, kewenangan atau keputusan yang dibuat di balik meja.

Kepemimpinan juga tentang kehadiran manusia kepada manusia lainnya.

Rakyat mungkin tidak selalu mengingat semua pidato seorang pemimpin. Tetapi mereka bisa mengingat siapa yang datang ketika mereka sedang kesusahan.

Di situlah empati menemukan maknanya.

Karena pemimpin yang baik bukan hanya tahu kapan harus berdiri di depan ketika keadaan sedang terang.

BACA JUGA  Lapas Dharmasraya Perketat Pengamanan, Blok Hunian Jadi Sorotan

Ia juga tahu kapan harus berjalan mendekat ketika ada orang yang sedang terluka.

(Red)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER