Mitradharma.com – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program pemberdayaan yang dijalankan secara berkelanjutan sejak 2023.
Bupati Solok Selatan, Khairunas, mengatakan program perkuatan UMKM bukan kegiatan baru, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan usaha masyarakat dan memperkuat perekonomian daerah.
Pada 2026, program tersebut telah memasuki pelaksanaan tahun keempat. Secara akumulatif, sejak 2023 hingga 2026, Pemkab Solok Selatan telah menjangkau sebanyak 1.544 pelaku UMKM yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.
Khairunas menegaskan, penguatan UMKM tidak boleh hanya berorientasi pada kemampuan pelaku usaha untuk bertahan. Lebih dari itu, UMKM harus mampu berkembang, meningkatkan produktivitas, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Jangan hanya sekadar bertahan, tetapi bagaimana bisa berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Terus berinovasi, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta manfaatkan teknologi digital sebagai sarana produksi dan pemasaran produk,” tegasnya.
Menurutnya, inovasi dan kemampuan beradaptasi menjadi hal penting agar pelaku UMKM mampu menghadapi perubahan zaman. Pemanfaatan teknologi digital juga perlu ditingkatkan, terutama untuk mendukung proses produksi dan memperluas pemasaran produk.
Aktivitas UMKM di daerah itu juga tersebar dalam berbagai bidang usaha. Mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, jasa, industri pengolahan, kerajinan, hingga perdagangan.
Besarnya jumlah pelaku UMKM tersebut menjadi potensi penting bagi perekonomian Solok Selatan. Karena itu, keberlanjutan program penguatan usaha diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM meningkatkan kemampuan, memperluas pasar, serta menciptakan peluang kerja baru.
Komitmen pemerintah daerah melalui program yang telah berjalan selama empat tahun ini diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah usaha yang berkembang, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Solok Selatan.






