Mitradharma.com – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alek Indra Lukman, menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyalurkan bantuan untuk mendukung produktivitas dan kesejahteraan warga di Kota Padang, Sumatera Barat. Bantuan tersebut menyasar sejumlah kelompok masyarakat yang bergerak di sektor pertanian, perikanan, dan perhutanan sosial.
Bantuan yang disalurkan meliputi chest freezer atau lemari pembeku, sarana budidaya ikan dengan sistem bioflok, program Bang PeSoNa (Bantuan Pengembangan Perhutanan Sosial Nusantara), serta traktor roda dua.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, dan memperkuat kegiatan ekonomi di sektor masing-masing.
Dukungan sarana tersebut juga diharapkan memberikan manfaat bagi kelompok penerima dalam menjalankan kegiatan usaha secara lebih produktif dan berkelanjutan.
Alek Indra Lukman Buka Bimtek Tata Kelola Pupuk Bersubsidi
Selain menyalurkan bantuan, Alek Indra Lukman menghadiri sekaligus membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola Pupuk Bersubsidi di UNP Convention Center, Kota Padang, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan pengawasan terhadap penyaluran pupuk bersubsidi agar sesuai dengan ketentuan dan diterima oleh petani yang berhak.
Dalam pelaksanaannya, tata kelola pupuk bersubsidi menjadi perhatian penting. Distribusi yang transparan diperlukan untuk memastikan pupuk tersedia dalam jumlah yang sesuai, pada waktu yang tepat, dan bagi penerima yang memenuhi persyaratan.
Melalui kegiatan tersebut, aspirasi kelompok petani juga menjadi bagian dari upaya memperbaiki pengelolaan pupuk bersubsidi. Pengawasan yang baik diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan pertanian dan membantu petani memperoleh akses terhadap pupuk sesuai ketentuan.
Perkuat Peran Penyuluh Kehutanan di Sumatera Barat
Pada hari yang sama, Alek Indra Lukman juga berdiskusi dan menyerap aspirasi para penyuluh kehutanan se-Sumatera Barat di Kota Padang.
Pertemuan bertema Membangun Sinergi Penyuluh Kehutanan dan Pemangku Kepentingan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat peran penyuluh dalam mendampingi masyarakat serta mendorong pengelolaan hutan secara lestari.
Penyuluh kehutanan memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memahami praktik pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Pendampingan ini juga berkaitan dengan upaya mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Dalam pertemuan tersebut, kolaborasi antara pemerintah, penyuluh kehutanan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi salah satu perhatian utama.
Alek menegaskan bahwa upaya menjaga kelestarian hutan perlu berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
“Menjaga kelestarian hutan bukan hanya tentang melindungi alam, tetapi juga memastikan masyarakat di sekitar hutan memperoleh manfaat dan kesejahteraan secara berkelanjutan,” ujar Alek.
Dorong Kesejahteraan Masyarakat melalui Sinergi
Rangkaian kegiatan Alek Indra Lukman di Kota Padang mencakup penyaluran bantuan kepada kelompok masyarakat, penguatan tata kelola pupuk bersubsidi, serta penyerapan aspirasi penyuluh kehutanan.
Ketiga kegiatan tersebut berkaitan dengan upaya mendukung sektor pertanian, perikanan, dan perhutanan sosial. Penyaluran bantuan diharapkan memperkuat produktivitas usaha masyarakat, sedangkan bimbingan teknis dan dialog dengan penyuluh menjadi bagian dari upaya meningkatkan tata kelola serta pendampingan di lapangan.
Melalui koordinasi antara pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan, berbagai program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Sumatera Barat.
(Red)






