Solok Selatan Perketat Pengawasan Proyek, Khairunas: Jangan Tunggu Bermasalah

Mitradharma.com – Solok Selatan diminta memperkuat monitoring dan evaluasi terhadap seluruh kegiatan pemerintah daerah, terutama pekerjaan fisik yang sudah melalui proses lelang maupun yang sedang berjalan. Bupati Solok Selatan H. Khairunas menegaskan, pengawasan harus dilakukan sejak awal pelaksanaan kegiatan. Pemerintah daerah tidak boleh menunggu persoalan muncul terlebih dahulu baru mengambil tindakan.

Pesan tersebut disampaikan Khairunas saat memimpin Apel Gabungan ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan di Halaman Kantor Bupati Solok Selatan, Senin (31/8/2026).

Menurut Khairunas, perkembangan setiap pekerjaan perlu dipantau secara berkala. Dengan cara tersebut, kendala yang muncul dapat diketahui lebih cepat sehingga bisa segera ditangani.

“Jangan sampai ada masalah, baru diselesaikan. Lebih baik sebelum ada masalah kita pantau,” kata Khairunas.

Pekerjaan yang Sudah Dilelang Harus Segera Ditindaklanjuti
Khairunas meminta Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memastikan kegiatan yang telah selesai melalui proses lelang segera ditindaklanjuti.

Menurutnya, proses pengawasan tidak hanya berkaitan dengan apakah pekerjaan sudah dimulai atau belum. Perkembangan kegiatan harus dilihat secara menyeluruh.
Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dalam evaluasi adalah perkembangan pekerjaan, kondisi keuangan, serta pelaksanaan kontrak.

Dengan evaluasi tersebut, pemerintah daerah dapat mengetahui posisi masing-masing kegiatan dan mengidentifikasi persoalan yang berpotensi menghambat pelaksanaannya.
Khairunas juga meminta setiap pihak yang bertanggung jawab terhadap kegiatan memberikan informasi mengenai perkembangan pekerjaan secara jelas.

PPK Diminta Laporkan Perkembangan dan Kendala
Para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) diminta aktif melaporkan perkembangan kegiatan kepada pimpinan bersama kepala OPD dan jajaran terkait.
Laporan tersebut tidak hanya berisi capaian pekerjaan, tetapi juga kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan.
Khairunas menegaskan, setiap kontrak harus dievaluasi, baik yang masih berjalan maupun yang sudah selesai.

BACA JUGA  CFD Padang Aro Makin Semarak, Ada Seni, UMKM hingga Taman Bacaan

“Kontrak berjalan atau selesai, kita evaluasi. Saya ingin menanyakan sampai di mana dan apa kendala yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Evaluasi tersebut menjadi penting untuk memastikan setiap kegiatan tetap berada dalam jalur pelaksanaan yang telah direncanakan.
Pemerintah daerah juga dapat mengetahui bagian mana yang membutuhkan perbaikan melalui laporan perkembangan yang dilakukan secara rutin.

Pengawasan Harus Melibatkan Banyak Pihak
Bupati Solok Selatan menilai pengendalian kegiatan membutuhkan koordinasi lintas pihak.
Setiap unsur pemerintahan tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Seluruh pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan harus menjadi satu tim dalam melakukan pengawasan.
Koordinasi tersebut diperlukan agar informasi mengenai perkembangan pekerjaan dapat diketahui bersama. Jika terdapat kendala, penanganannya juga dapat dilakukan dengan melibatkan pihak yang memiliki kewenangan.

Khairunas menekankan bahwa pengawasan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. OPD teknis, PPK, pimpinan perangkat daerah, hingga unsur pemerintahan di wilayah perlu menjalankan peran masing-masing dalam memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana.

Khairunas Tekankan Kualitas Pekerjaan
Selain mengejar realisasi kegiatan, Khairunas mengingatkan agar kualitas hasil pekerjaan menjadi perhatian utama.
Menurutnya, sebuah kegiatan tidak dapat dinilai berhasil hanya karena pekerjaannya terlaksana. Hasil pekerjaan juga harus dijalankan dengan baik dan memenuhi kualitas yang diharapkan.

“Realisasinya terlaksana, jangan sampai tidak dijalankan dengan baik. Kualitasnya tidak baik,” katanya.

Pernyataan tersebut menjadi penekanan bahwa penyelesaian pekerjaan secara fisik bukan satu-satunya ukuran keberhasilan kegiatan pemerintah.
Kualitas hasil pekerjaan juga harus menjadi bagian dari pengawasan sejak proses pelaksanaan berlangsung.

Camat Diminta Ikut Mengawasi
Pengawasan kegiatan pemerintah daerah juga diminta melibatkan para camat.
Khairunas berharap camat mengetahui kegiatan yang berlangsung di wilayah masing-masing. Dengan begitu, pengawasan tidak hanya dilakukan dari lingkungan OPD teknis, tetapi juga diperkuat dari tingkat wilayah.
Keterlibatan camat dinilai penting karena kegiatan yang dilaksanakan pemerintah daerah berada di berbagai wilayah Kabupaten Solok Selatan.
Pemantauan di lapangan dapat membantu pemerintah mengetahui perkembangan kegiatan sekaligus berbagai kendala yang mungkin terjadi selama pelaksanaan.

BACA JUGA  Wisuda 2.974 Hafiz Solok Selatan, Khairunas Tekankan Karakter Alquran

Evaluasi Jangan Menunggu Pekerjaan Selesai
Khairunas menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi harus menjadi bagian dari proses pelaksanaan kegiatan.
Evaluasi tidak seharusnya hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai. Pengawasan aktif diperlukan sejak awal agar potensi masalah dapat diketahui sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pimpinan daerah, OPD, PPK, camat, serta jajaran terkait dalam mengawal setiap kegiatan.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara aktif, perkembangan pekerjaan dapat diketahui secara lebih jelas. Kendala juga dapat segera dibahas dan dicarikan langkah perbaikannya.

Pada akhirnya, pengawasan diarahkan untuk memastikan kegiatan pemerintah daerah berjalan sesuai rencana, mengikuti aturan, tepat sasaran, dan menghasilkan pekerjaan dengan kualitas yang baik.
Langkah tersebut menjadi penekanan Bupati Solok Selatan dalam apel gabungan ASN pada Senin (31/8/2026), khususnya terhadap kegiatan yang telah selesai dilelang dan pekerjaan fisik yang sedang berlangsung.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER