Mitradharma.com – Sambal lado tanak ikan teri, telur puyuh dan petai menjadi pilihan menarik bagi pencinta masakan khas Minangkabau. Perpaduan cabai yang pedas, santan yang gurih, ikan teri yang asin, telur puyuh yang lembut, serta petai dengan aroma khas menghasilkan lauk yang kuat rasanya. Masakan ini cocok disajikan bersama nasi putih hangat. Proses memasaknya juga tidak rumit, tetapi membutuhkan kesabaran agar santan tidak pecah dan bumbu meresap dengan baik.
Bahan Sambal Lado Tanak
Bahan yang perlu disiapkan:
20 butir telur puyuh
100 gram ikan teri
1 papan petai
500 ml santan kental
500 ml santan sedang
75 gram cabai merah keriting
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm jahe
2 cm lengkuas
1 batang serai
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
1 lembar daun kunyit
1–2 buah asam kandis
Garam secukupnya
Minyak secukupnya
Jumlah cabai dapat disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan.
Cara Menyiapkan Bahan
Pertama, rebus telur puyuh hingga matang. Setelah dingin, kupas seluruh kulitnya dan sisihkan.
Bersihkan ikan teri. Jika menggunakan teri yang sangat asin, rendam sebentar dengan air kemudian tiriskan.
Kupas petai dan belah menjadi dua jika ukurannya besar. Petai dapat digunakan dalam kondisi mentah sebelum dimasak bersama sambal lado tanak.
Haluskan cabai merah, bawang merah, bawang putih, jahe, dan lengkuas.
Memarkan serai. Siapkan daun salam, daun jeruk, daun kunyit, dan asam kandis.
Cara Memasak Sambal Lado Tanak
Panaskan sedikit minyak dalam kuali atau wajan. Masukkan bumbu yang sudah dihaluskan bersama serai, daun salam, daun jeruk, dan daun kunyit.
Tumis sampai bumbu mengeluarkan aroma harum.
Tuangkan santan sedang secara perlahan. Aduk dengan gerakan teratur menggunakan api sedang agar santan tidak pecah.
Setelah santan mulai mendidih, masukkan telur puyuh. Masak beberapa saat supaya bumbu mulai meresap.
Berikutnya, masukkan petai. Aduk perlahan agar telur puyuh tidak pecah.
Tuangkan santan kental. Kecilkan api dan masak sambil sesekali diaduk.
Ketika santan mulai mengental dan minyak mulai terlihat di permukaan, masukkan ikan teri.
Tambahkan asam kandis dan garam secukupnya. Masak dengan api kecil sampai kuah menyusut dan bumbu melekat pada telur puyuh, ikan teri, serta petai.
Aduk perlahan dari dasar wajan agar santan tidak menempel dan gosong.
Setelah rasa sudah sesuai dan kuah mencapai kekentalan yang diinginkan, matikan api.
Sambal lado tanak ikan teri, telur puyuh dan petai siap disajikan bersama nasi putih hangat.
Tips Agar Rasanya Semakin Lezat
Kunci memasak sambal lado tanak terletak pada penggunaan api kecil setelah santan mendidih. Memasak secara perlahan membantu bumbu meresap sekaligus membuat kuah menjadi lebih kental.
Ikan teri sebaiknya dimasukkan menjelang akhir proses memasak. Cara ini membantu menjaga tekstur teri agar tidak terlalu hancur.
Petai juga tidak perlu dimasak terlalu lama jika ingin teksturnya tetap terasa. Namun, jika menyukai petai yang lebih matang dan lembut, bahan tersebut dapat dimasukkan lebih awal.
Jumlah cabai dan garam dapat disesuaikan dengan selera. Begitu pula jumlah petai dan ikan teri dapat ditambah sesuai kebutuhan.
Sambal lado tanak ini paling nikmat disantap selagi hangat. Pedasnya cabai berpadu dengan gurihnya santan, asin-gurihnya ikan teri, lembutnya telur puyuh, dan aroma khas petai.
Dengan bahan yang relatif mudah ditemukan, sambal lado tanak ikan teri, telur puyuh dan petai bisa menjadi menu rumahan yang sederhana tetapi memiliki cita rasa khas Minangkabau.




