Mitradharma.com – Pemerintah Kota Padang menjajaki kerja sama dengan Korea Selatan untuk memperkuat pengelolaan lingkungan dan sampah. Penjajakan juga mencakup bidang energi terbarukan, teknologi limbah, serta investasi berkelanjutan.
Upaya tersebut dilakukan melalui pertemuan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dengan delegasi Korea Environmental Industry & Technology Institute (KEITI) bersama konsorsium mitra strategisnya. Pertemuan berlangsung di Restoran Takana Nasi Padang, Selasa (11/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk melihat peluang kerja sama yang dapat diterapkan di Kota Padang, khususnya dalam menghadapi persoalan lingkungan dan pengelolaan sampah.
Buka Peluang Teknologi dan Investasi
Maigus Nasir mengatakan kunjungan KEITI membuka peluang bagi Kota Padang untuk memperoleh dukungan teknologi dan investasi dalam menangani persoalan sampah.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan pengelolaan sampah di Kota Padang.
Kerja sama yang dijajaki tidak hanya diarahkan pada penanganan sampah. Pemerintah Kota Padang juga membuka peluang pengembangan energi terbarukan, teknologi pengolahan limbah, dan investasi yang berorientasi pada keberlanjutan.
Maigus berharap peluang tersebut dapat menghasilkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan Kota Padang.
Dorong Sampah Jadi Sumber Ekonomi
Pemko Padang ingin pengelolaan sampah tidak hanya dipandang sebagai upaya mengurangi persoalan lingkungan.
Maigus berharap sampah dapat diolah menjadi sumber nilai ekonomi. Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan sampah diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung kebersihan kota.
“Kerja sama ini diharapkan dapat mengubah sampah menjadi sumber nilai ekonomi sekaligus mendukung terwujudnya Padang sebagai kota yang bersih dan berkelanjutan,” ujar Maigus.
Penjajakan bersama KEITI menjadi langkah awal Pemko Padang untuk membuka peluang pemanfaatan teknologi dan investasi dari Korea Selatan dalam mendukung pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.




