Lagu Slank Tetap Nyaman Didengar dari Masa ke Masa

Mitradharma.com – Lagu Slank menjadi bagian dari perjalanan musik Indonesia yang terus dikenal lintas generasi. Sejumlah lagu mereka yang lahir sejak era 1990-an masih terdengar dan dinikmati hingga sekarang.

Slank mulai dikenal luas setelah merilis album pertamanya. Lagu “Maafkan” menjadi salah satu lagu yang diorbitkan dari album tersebut dan mendapat perhatian melalui video klip yang ditayangkan di televisi. Menurut catatan sejarah di situs resmi Slank, album pertama itu meraih penghargaan BASF Awards sebagai album dengan penjualan terbaik kategori musik rock pada periode 1990–1991.

Dari perjalanan tersebut, Slank terus menghasilkan lagu dengan tema yang beragam. Karya mereka tidak hanya berbicara tentang cinta, tetapi juga persahabatan, kehidupan sehari-hari, keresahan anak muda, hingga persoalan sosial.

Salah satu lagu yang kemudian dikenal luas adalah “Terlalu Manis”. Lagu tersebut masuk dalam album kedua Slank dan menurut sejarah resmi band, tercipta setelah adanya konflik internal yang hampir membuat Pay meninggalkan Slank.

Lagu Lama yang Tetap Dikenal

Sejumlah lagu Slank dari berbagai periode masih memiliki tempat di telinga pendengar. Di antaranya “Terlalu Manis”, “Kamu Harus Pulang”, “Mawar Merah”, “Balikin”, “Virus”, “Poppies Lane Memory” dan “Ku Tak Bisa”.

Data pemutaran Spotify yang diperbarui pada September 2026 juga menunjukkan sejumlah lagu lama Slank masih memperoleh jumlah pemutaran yang besar. “Ku Tak Bisa”, misalnya, tercatat sebagai salah satu lagu Slank dengan jumlah streaming tertinggi, disusul “Terlalu Manis – Suka Suka Version”, “Kamu Harus Pulang”, “Virus”, dan “Mawar Merah”.

Hal tersebut menunjukkan bahwa karya lama Slank masih menemukan pendengarnya di era layanan musik digital.

Dari Album ke Album

Perjalanan Slank juga terlihat dari banyaknya album yang telah mereka hasilkan. Salah satunya adalah album Satu-Satu, yang dirilis pada 1 Maret 2003 sebagai album studio ke-11. Album tersebut berisi 11 lagu dan menghadirkan sejumlah musisi dalam proses pengerjaannya.

BACA JUGA  23 Kasus Hantavirus Tercatat Kemenkes di Indonesia, Apa yang Harus Kita Lakukan?

Seiring perkembangan zaman, Slank tetap merilis karya dan menghidupkan kembali lagu-lagu lama melalui pertunjukan langsung.

Pada 17 September 2025, Slank merilis album kompilasi “Slank – The Greatest Hits Live”. Album tersebut berisi 15 lagu yang direkam dari berbagai pertunjukan Slank dalam rentang 2002 hingga 2025.

Daftar lagu dalam album tersebut mencakup “I Miss You But I Hate You”, “Terserah”, “Mawar Merah”, “Ku Tak Bisa”, “Virus”, “Poppies Lane Memory”, “Maafkan”, “Jadi Masalah”, “Mars Slankers”, “Orkes Sakit Hati”, “Balikin” dan “Kamu Harus Pulang”.

Kehadiran lagu-lagu dari berbagai periode dalam satu album memperlihatkan panjangnya perjalanan musik Slank. Lagu yang dibuat pada masa berbeda tetap dibawakan dalam pertunjukan dan direkam kembali dalam format live.

Tetap Menjadi Bagian dari Musik Indonesia

Kekuatan lagu Slank tidak hanya terlihat dari karya baru, tetapi juga dari bagaimana lagu-lagu lama terus kembali didengar.

Lagu seperti “Terlalu Manis”, “Mawar Merah”, “Ku Tak Bisa”, dan “Kamu Harus Pulang” telah melewati perubahan zaman dan cara masyarakat menikmati musik.

Dari kaset dan televisi hingga platform streaming digital, lagu Slank tetap hadir dalam berbagai bentuk. Perjalanan tersebut membuat karya Slank menjadi bagian dari sejarah panjang musik populer Indonesia.

(Mitra Yuyanti)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER