Hari Keempat, Pencarian Korban Hanyut di Pasaman Terkendala Material Banjir

Mitradharma.com – Pencarian korban hanyut akibat banjir bandang di Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, memasuki hari keempat pada Senin, 21 September 2026. Tim gabungan kembali melakukan pencarian di wilayah Nagari Simpang Tonang, Duo Koto, Pasaman, Sumatera Barat.

Kegiatan pencarian berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Tim yang terlibat terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, relawan PMI, serta masyarakat setempat.

Dalam pencarian tersebut, tim menyisir alur sungai yang terdampak banjir bandang. Petugas juga memeriksa sejumlah tumpukan kayu dan material yang tersangkut di sepanjang aliran sungai.

Upaya pencarian dilakukan untuk menemukan korban yang masih dinyatakan hanyut setelah banjir bandang melanda Kecamatan Dua Koto.

Namun, hingga pencarian hari keempat berakhir, korban belum ditemukan. Banyaknya sisa material yang terbawa banjir bandang menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian.

Tumpukan material di sepanjang aliran sungai membuat tim harus melakukan penyisiran secara hati-hati. Kondisi tersebut juga menyulitkan petugas ketika memeriksa lokasi yang berpotensi menjadi tempat korban ditemukan.

Pencarian kemudian dihentikan pada pukul 16.30 WIB karena kondisi cuaca kembali diguyur hujan.

Tim gabungan akan melanjutkan pencarian korban pada hari berikutnya. Upaya pencarian tetap difokuskan pada alur sungai dan lokasi yang terdapat tumpukan material sisa banjir bandang. (Red)

BACA JUGA  Penanganan Karhutla Diperketat, Prabowo Minta Korporasi Ditindak

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER