Udara Dharmasraya Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Waspada

Mitradharma.com – Kualitas udara Kabupaten Dharmasraya pada Rabu, 9 September 2026, masih berada dalam kategori Tidak Sehat. Berdasarkan hasil pengukuran pada pukul 06.00 WIB, indeks PM2.5 tercatat 83,3, sedangkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada di angka 130.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena dalam empat hari berturut-turut, mulai Minggu hingga Rabu, nilai ISPU di Dharmasraya berada pada rentang kategori Tidak Sehat.
Data pemantauan menunjukkan kualitas udara sempat memburuk pada Senin dengan ISPU mencapai 141. Nilai tersebut kemudian turun pada Selasa menjadi 119, sebelum kembali meningkat menjadi 130 pada Rabu pagi. Berdasarkan kategori ISPU yang tercantum dalam data, angka 101–200 masuk kategori Tidak Sehat. Sementara itu, kategori Berbahaya baru dimulai ketika ISPU mencapai angka 301 atau lebih.

ISPU Dharmasraya Tercatat 130
Pada Rabu, 9 September 2026 pukul 06.00 WIB, indeks PM2.5 tercatat 83,3. Pada waktu yang sama, ISPU berada pada angka 130.
Dengan nilai tersebut, status kualitas udara Kabupaten Dharmasraya ditetapkan dalam kategori Tidak Sehat.

Angka tersebut menunjukkan bahwa kondisi udara pada Rabu pagi belum berada dalam kategori Sedang maupun Baik. Dalam klasifikasi yang diberikan, kategori Sedang berada pada rentang ISPU 51–100, sedangkan kategori Baik berada pada angka 1–50.
Selama periode pemantauan yang tersedia, belum terdapat nilai ISPU yang berada pada dua kategori tersebut.

Kondisi Udara Tidak Sehat Selama Empat Hari
Kondisi kualitas udara di Dharmasraya tercatat Tidak Sehat sejak Minggu, 6 September 2026.
Pada Minggu pukul 06.00 WIB, indeks PM2.5 tercatat 80,5, sementara ISPU berada pada angka 129. Berdasarkan klasifikasi, angka tersebut masuk kategori Tidak Sehat.
Sehari berikutnya, Senin, 7 September 2026, indeks PM2.5 mengalami peningkatan menjadi 93,5. Pada waktu yang sama, ISPU naik menjadi 141.

BACA JUGA  Korupsi Dana Pemulasaran Covid-19 Dharmasraya, Kerugian Negara Rp604,6 Juta

Nilai ISPU 141 menjadi angka tertinggi dalam rangkaian pemantauan selama empat hari tersebut. Status kualitas udara tetap berada pada kategori Tidak Sehat.
Pada Selasa, 8 September 2026, terjadi penurunan pada kedua indikator. Indeks PM2.5 turun menjadi 73,5, sedangkan ISPU berada di angka 119.
Meski mengalami penurunan, nilai tersebut masih berada dalam kategori Tidak Sehat karena ISPU 119 masih termasuk rentang 101–200.

Kemudian pada Rabu, 9 September 2026, indeks PM2.5 kembali meningkat menjadi 83,3. ISPU juga naik menjadi 130.
Dengan demikian, status kualitas udara selama empat hari pemantauan tetap sama, yaitu Tidak Sehat.

Senin Menjadi Hari dengan ISPU Tertinggi
Dari data yang tersedia, Senin, 7 September 2026, mencatat nilai ISPU paling tinggi, yakni 141.
Pada hari tersebut, indeks PM2.5 juga menjadi yang tertinggi dibandingkan tiga hari lainnya, yaitu 93,5.
Setelah mencapai angka tersebut, ISPU mengalami penurunan pada Selasa menjadi 119. Namun, pada Rabu kembali meningkat hingga mencapai 130.
Perubahan angka tersebut menunjukkan adanya perbedaan hasil pengukuran dari hari ke hari. Meski demikian, seluruh nilai ISPU yang tercatat masih berada dalam satu kategori yang sama.

Masyarakat Diminta Menjaga Kesehatan
Dengan kondisi udara yang tercatat Tidak Sehat, masyarakat diminta tetap menjaga kesehatan.
Masyarakat juga diminta menggunakan masker sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan ketika beraktivitas.
Selain itu, aktivitas di luar ruangan juga diminta untuk dibatasi. Imbauan tersebut diberikan seiring dengan kondisi kualitas udara yang selama beberapa hari tercatat dalam kategori Tidak Sehat.

Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi tubuh. Jika mengalami keluhan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan pernapasan, mata, atau tenggorokan, masyarakat diminta untuk melakukan pemeriksaan.
Keluhan yang perlu diperhatikan antara lain gangguan pernapasan, iritasi mata, dan iritasi tenggorokan.

BACA JUGA  Kabut Asap Solok Selatan Mengkhawatirkan, Pemkab Pastikan Tak Ada Hotspot

Pemeriksaan diperlukan apabila masyarakat mengalami keluhan tersebut sehingga kondisi kesehatan dapat diketahui dengan lebih jelas.
Mengenal Kategori ISPU
ISPU digunakan dalam data ini untuk menunjukkan kategori kondisi udara berdasarkan nilai indeks yang tercatat.

Klasifikasi yang diberikan terbagi menjadi lima tingkatan.
ISPU 1–50 dikategorikan Baik.
ISPU 51–100 masuk kategori Sedang.
ISPU 101–200 masuk kategori Tidak Sehat.
ISPU 201–300 masuk kategori Sangat Tidak Sehat.
Sementara itu, ISPU 301 atau lebih masuk kategori Berbahaya.
Dengan klasifikasi tersebut, nilai ISPU Dharmasraya pada Rabu, 9 September 2026 sebesar 130 masuk kategori Tidak Sehat.

Penting untuk membedakan kategori tersebut. Berdasarkan batas angka yang tersedia, ISPU 130 tidak termasuk kategori Berbahaya karena kategori Berbahaya dimulai dari ISPU 301.

Rekap Kondisi Udara Dharmasraya
Berikut hasil pemantauan kondisi udara Kabupaten Dharmasraya pada pukul 06.00 WIB:
Minggu, 6 September 2026
PM2.5: 80,5
ISPU: 129
Status: Tidak Sehat
Senin, 7 September 2026
PM2.5: 93,5
ISPU: 141
Status: Tidak Sehat
Selasa, 8 September 2026
PM2.5: 73,5
ISPU: 119
Status: Tidak Sehat
Rabu, 9 September 2026
PM2.5: 83,3
ISPU: 130
Status: Tidak Sehat
Dari data tersebut, nilai ISPU tertinggi terjadi pada Senin, yakni 141. Sementara nilai terendah tercatat pada Selasa dengan angka 119.
Pada Rabu pagi, ISPU kembali naik menjadi 130 setelah sehari sebelumnya berada di angka 119.

Warga Perlu Memperhatikan Kondisi Udara
Kondisi udara Dharmasraya pada Rabu pagi masih tercatat Tidak Sehat. Status tersebut juga tercatat secara berturut-turut sejak Minggu.
Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kesehatan, menggunakan masker, serta membatasi aktivitas di luar ruangan.

Apabila muncul keluhan seperti gangguan pernapasan, iritasi mata, iritasi tenggorokan, atau keluhan lainnya, masyarakat diminta memeriksakan diri.
Berdasarkan data yang tersedia, kondisi udara Dharmasraya pada Rabu, 9 September 2026 pukul 06.00 WIB tercatat dengan PM2.5 sebesar 83,3 dan ISPU 130, dengan status Tidak Sehat.

BACA JUGA  Udara Dharmasraya Minggu 6 September Tidak Sehat, ISPU Tembus 129

Data tersebut menjadi gambaran kondisi udara pada waktu pengukuran dan menunjukkan bahwa selama empat hari berturut-turut, nilai ISPU masih berada pada rentang 101–200 atau kategori Tidak Sehat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER