Karhutla Riau 2026 Meluas, 18.770 Hektar Lahan Terbakar

Mitradharma.com – Karhutla Riau 2026 kembali mengalami penambahan luasan. Hingga saat ini, total lahan yang terbakar di sejumlah wilayah Provinsi Riau sejak 1 Januari 2026 telah mencapai 18.770 hektar.

Penambahan terbaru tercatat sebesar 87,9 hektar. Kabupaten Pelalawan menjadi daerah dengan tambahan luas lahan terbakar paling besar, yakni mencapai 64,4 hektar.
Informasi tersebut disampaikan Kepala BPBD dan Damkar Provinsi Riau, Edy Afrizal. Data tersebut menunjukkan kebakaran lahan masih terjadi di sejumlah kabupaten dan kota di Riau.

Dengan tambahan 64,4 hektar, total luas lahan terbakar di Pelalawan kini mencapai 6.705,39 hektar.

Pelalawan Tambah 64,4 Hektar
Pelalawan menjadi wilayah yang mencatat penambahan lahan terbakar terbesar dalam data terbaru. Luas lahan yang terbakar di daerah tersebut bertambah 64,4 hektar. Setelah penambahan itu, total luasan karhutla di Pelalawan sejak awal 2026 mencapai 6.705,39 hektar.

Angka tersebut sekaligus menempatkan Pelalawan sebagai daerah dengan luasan lahan terbakar terbesar kedua di Riau berdasarkan akumulasi sejak 1 Januari 2026.
Posisi pertama masih ditempati Kabupaten Bengkalis dengan total luas lahan terbakar mencapai 8.454,40 hektar.

Inhil dan Inhu Juga Bertambah
Selain Pelalawan, penambahan lahan terbakar juga terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Dalam data terbaru, luas lahan terbakar di Inhil bertambah 10,5 hektar. Dengan tambahan tersebut, total lahan terbakar di wilayah itu mencapai 1.044,52 hektar.
Penambahan dengan jumlah yang sama juga tercatat di Indragiri Hulu (Inhu).
Inhu mengalami tambahan 10,5 hektar lahan terbakar. Total akumulasi luas lahan yang terbakar di daerah tersebut kini mencapai 615,52 hektar.
Sementara itu, Rokan Hulu (Rohul) mengalami penambahan yang lebih kecil, yakni 0,5 hektar. Dengan tambahan tersebut, total luas lahan terbakar di Rohul mencapai 34,46 hektar.

BACA JUGA  Kapolres Dharmasraya Cek Karhutla di Timpeh, Pastikan Bara Api Tidak Kembali Menyala

Meranti dan Kuansing Bertambah
Penambahan karhutla juga terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Daerah tersebut mencatat tambahan lahan terbakar sebesar 1 hektar. Total luas lahan terbakar di Meranti kini mencapai 218,45 hektar.
Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) juga mengalami penambahan sebesar 1 hektar.
Setelah adanya penambahan tersebut, total lahan terbakar di Kuansing mencapai 70,87 hektar.

Dengan demikian, penambahan terbaru sebesar 87,9 hektar tersebut tersebar di beberapa wilayah Riau, dengan Pelalawan menjadi daerah yang mencatat tambahan terbesar.

Enam Daerah Nihil Penambahan
Tidak semua wilayah Riau mengalami penambahan luasan lahan terbakar dalam data terbaru.
Enam wilayah dilaporkan nihil penambahan lahan terbakar. Wilayah tersebut adalah Kabupaten Siak, Bengkalis, Rokan Hilir (Rohil), Kota Dumai, Kota Pekanbaru, dan Kabupaten Kampar.

Meski tidak mengalami penambahan dalam data terbaru, beberapa wilayah tersebut tetap memiliki akumulasi luas lahan terbakar yang cukup besar sejak awal 2026.
Bengkalis, misalnya, masih menjadi daerah dengan total luasan lahan terbakar terbesar di Riau, yakni 8.454,40 hektar.

Bengkalis Masih Tertinggi
Jika dilihat berdasarkan akumulasi luas lahan terbakar sejak 1 Januari 2026 hingga sekarang, Bengkalis berada di urutan teratas.
Total luas lahan terbakar di Bengkalis mencapai 8.454,40 hektar.
Setelah Bengkalis, Pelalawan berada di posisi kedua dengan 6.705,39 hektar.
Berikutnya adalah Inhil dengan 1.044,52 hektar, Inhu dengan 615,52 hektar, dan Dumai dengan 556,01 hektar.

Rokan Hilir tercatat memiliki total luas lahan terbakar sebesar 452,53 hektar.
Kemudian Siak mencapai 373,06 hektar, sedangkan Kampar tercatat 141,66 hektar.
Pekanbaru memiliki total luas lahan terbakar 103,33 hektar.
Sementara itu, Meranti mencapai 218,45 hektar, Kuansing 70,87 hektar, dan Rohul 34,46 hektar.

Total Karhutla Capai 18.770 Hektar
Secara keseluruhan, total luas lahan terbakar di Provinsi Riau sejak 1 Januari 2026 tercatat mencapai 18.770 hektar.
Data tersebut mencakup akumulasi luasan lahan terbakar di berbagai kabupaten dan kota di Riau.

BACA JUGA  Jasad Korban Banjir Bandang Pasaman Ditemukan Setelah Enam Hari

Penambahan terbaru sebesar 87,9 hektar menunjukkan angka tersebut masih dapat berubah apabila kembali terjadi kebakaran lahan di wilayah lain.
Pelalawan menjadi wilayah yang mengalami penambahan paling besar dalam data terbaru. Sementara berdasarkan total akumulasi sejak awal tahun, Bengkalis masih menjadi daerah dengan luas lahan terbakar tertinggi.

Data tersebut juga memperlihatkan adanya perbedaan luasan yang cukup besar antardaerah. Bengkalis tercatat lebih dari 8.000 hektar, sedangkan Rohul berada di bawah 35 hektar.
Kepala BPBD dan Damkar Provinsi Riau Edy Afrizal menjadi pihak yang menyampaikan informasi mengenai perkembangan luasan lahan terbakar tersebut.
Angka 18.770 hektar merupakan total yang tercatat berdasarkan data sejak 1 Januari 2026 hingga saat informasi tersebut disampaikan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER