Gunung Marapi Erupsi, Abu Vulkanik Terlihat di Lokasi Konser

Mitradharma.com – Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Sabtu (26/9/2026) malam sekitar pukul 21.40 WIB. Erupsi tersebut diikuti sebaran abu vulkanik yang berdampak hingga wilayah Bukittinggi dan Agam bagian timur.

Erupsi Gunung Marapi juga menjadi perhatian warga yang sedang beraktivitas di luar rumah. Salah satu warganet melalui akun Facebook SUDUT BUKITTINGGI mengunggah kondisi abu vulkanik yang terlihat berterbangan di lokasi konser yang sedang berlangsung pada Sabtu malam.

Unggahan tersebut memperlihatkan abu vulkanik berada di sekitar lokasi kegiatan. Informasi itu menjadi gambaran dampak erupsi yang dirasakan masyarakat di wilayah sekitar Gunung Marapi.

Erupsi Terekam Seismograf

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Marapi yang diberitakan sejumlah media, erupsi pada pukul 21.40 WIB terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 30 milimeter dan berlangsung sekitar 79 detik atau 1 menit 19 detik.

Karena erupsi terjadi pada malam hari dan kondisi puncak tertutup kabut, ketinggian kolom abu tidak dapat diamati secara langsung dari Pos PGA.

Sementara itu, laporan mengenai dampak erupsi menyebut hujan abu mencapai sejumlah wilayah di Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi. Abu dilaporkan menutupi jalan serta kendaraan warga.

Status Gunung Marapi Tetap Waspada

Aktivitas Gunung Marapi masih berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat diminta tetap memperhatikan perkembangan aktivitas gunung api dan mengikuti informasi dari sumber resmi.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Marapi.

Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Marapi juga perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir lahar, terutama ketika hujan turun.

Warga Diminta Gunakan Masker

Abu vulkanik dapat mengganggu pernapasan. Karena itu, warga yang berada di wilayah terdampak dianjurkan menggunakan masker atau pelindung hidung dan mulut ketika berada di luar ruangan.

BACA JUGA  Karhutla Kalbar Membara, BNPB Kerahkan 9 Helikopter Water Bombing

Perlindungan mata dan kulit juga diperlukan jika abu vulkanik masih turun atau berterbangan.

Masyarakat sebaiknya memantau kondisi cuaca serta pembaruan aktivitas Gunung Marapi dari sumber resmi. Badan Geologi sebelumnya juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi dari PVMBG dan Pos Pengamatan Gunungapi Marapi.

Erupsi pada Sabtu malam tersebut menunjukkan bahwa aktivitas Gunung Marapi masih perlu diwaspadai. Warga di kawasan terdampak diharapkan tetap tenang dan mengutamakan keselamatan, terutama ketika terjadi hujan abu atau aktivitas vulkanik kembali meningkat.

(Red)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER