Mitradharma.com – Danau Bukit Bontak di Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mulai dilirik sebagai pilihan wisata alam untuk mengisi akhir pekan. Berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), destinasi ini menawarkan suasana hijau dan rindang yang masih jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Danau Bukit Bontak berada pada ketinggian sekitar 1.267 meter di atas permukaan laut (mdpl). Lokasinya juga relatif mudah dijangkau bagi pengunjung yang ingin menikmati wisata alam tanpa harus menempuh perjalanan panjang.
Jaraknya hanya sekitar 800 meter dari pintu masuk jalur pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan. Dengan jarak tersebut, Danau Bukit Bontak dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin merasakan suasana kawasan pegunungan tanpa harus langsung melakukan pendakian panjang ke Gunung Kerinci.
Meski jaraknya pendek, pengunjung tetap perlu memperhatikan kondisi jalur. Trek menuju danau disebut cukup terjal sehingga penggunaan alas kaki yang memadai sangat penting untuk menjaga keamanan selama perjalanan.
Pesona Alam yang Masih Asri
Danau Bukit Bontak menawarkan suasana alam yang hijau dan rindang. Kawasan yang berada di lingkungan TNKS tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung yang ingin sejenak menjauh dari aktivitas padat sehari-hari.
Keberadaan destinasi ini juga menjadi bagian dari potensi wisata alam yang sedang diperhatikan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bahkan telah menjajal langsung jalur menuju Danau Bukit Bontak. Kegiatan tersebut dilakukan bersama jajaran pemerintah daerah dan pihak Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah IV Sangir TNKS.
Rombongan tersebut diikuti Bupati Solok Selatan H. Khairunas, Wakil Bupati H. Yulian Efi, Sekretaris Daerah Dr. Syamsurizaldi, serta sejumlah jajaran lainnya.
Keterlibatan pihak TNKS dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa rencana pengembangan wisata di kawasan tersebut juga berkaitan dengan upaya menjaga kelestarian alam.
Pemkab Solok Selatan Mulai Siapkan Pengembangan
Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memaksimalkan rencana pengembangan sektor pariwisata di daerah.
Salah satu perhatian pemerintah adalah pengembangan jalur pendakian Gunung Kerinci melalui wilayah Solok Selatan.
Menurut Khairunas, Danau Bukit Bontak merupakan destinasi baru yang baru pertama kali dijajal dalam kegiatan tersebut.
“Ini destinasi baru dan kegiatan ini pertama kali kita lakukan. Selain untuk memajukan wisata, juga bersama dengan TNKS untuk menjaga alam yang ada di wilayah kita,” ungkap Khairunas setelah kegiatan di Visitor Center, Kamis (3/9/2026).
Pemerintah daerah melihat pengembangan wisata alam tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kunjungan wisatawan. Kelestarian lingkungan di kawasan TNKS juga menjadi perhatian dalam rencana tersebut.
Karena itu, pengembangan destinasi wisata dilakukan bersama pihak TNKS yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan kawasan taman nasional.
Akan Ada Trail Run
Rencana pengembangan Danau Bukit Bontak tidak berhenti pada kegiatan menjajal jalur. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama TNKS juga menyiapkan kegiatan trail run pada tahun 2026.
Ada dua agenda yang direncanakan.
Kegiatan pertama dijadwalkan berlangsung pada September 2026 dan akan dilaksanakan oleh TNKS. Kegiatan berikutnya direncanakan pada akhir tahun dalam rangka memperingati ulang tahun Kabupaten Solok Selatan.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi kawasan melalui aktivitas yang memanfaatkan kondisi alam dan jalur yang tersedia.
Alternatif Bagi Pendaki
Khairunas menilai kondisi alam di kawasan tersebut cukup bersahabat. Hal itu menjadi salah satu alasan pemerintah daerah ingin melanjutkan rencana pengembangan jalur pendakian Gunung Kerinci melalui Solok Selatan.
Danau Bukit Bontak juga dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati kawasan pegunungan tetapi belum mampu atau belum ingin melakukan pendakian Gunung Kerinci.
“Kami melihat alamnya luar biasa bersahabat. Makanya kami juga akan melanjutkan rencana pengembangan jalur pendakian Gunung Kerinci. Jadi kalau tak kuat nanjak Kerinci, bisa ada pilihan ke Bukit Bontak,” kata Khairunas.
Dengan jarak sekitar 800 meter dari pintu masuk jalur pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan, Danau Bukit Bontak memiliki potensi menjadi salah satu pilihan wisata alam di daerah tersebut.
Namun, kondisi jalur yang cukup terjal tetap harus menjadi perhatian pengunjung. Alas kaki yang sesuai diperlukan agar perjalanan menuju danau maupun saat kembali dapat dilakukan dengan lebih aman.
Pengembangan destinasi ini juga berjalan beriringan dengan keberadaan TNKS. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dan pihak TNKS sama-sama memiliki perhatian terhadap pemanfaatan kawasan sekaligus menjaga alam yang berada di dalamnya.
Danau Bukit Bontak kini menjadi salah satu potensi baru yang sedang dikembangkan di Solok Selatan. Dengan suasana alam yang masih hijau, ketinggian 1.267 mdpl, serta jarak yang relatif dekat dari pintu masuk jalur pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan, destinasi ini menawarkan pilihan berbeda bagi masyarakat yang ingin menikmati wisata alam.
Rencana trail run yang akan digelar pada 2026 juga diharapkan menjadi bagian dari pengenalan jalur tersebut kepada masyarakat. Untuk pengunjung, faktor keselamatan dan kepedulian terhadap kelestarian alam tetap menjadi hal penting ketika menikmati kawasan Danau Bukit Bontak.




